Amba oleh Laksmi Pamuntjak: Awal Perkenalan

“Di Pulau Buru, laut seperti seorang ibu: dalam dan menunggu. Embun menyebar seperti kaca yang buyar, dan siang menerangi ladang yang diam. Kemudian malam akan mengungkap apa yang hilang oleh silau.”

Dengan kalimat pembuka seperti itu, siapa yang tidak terpikat untuk secepatnya ingin terjun bebas ke dalam lautan lembaran-lembaran itu? Ini bukan sebuah review, tapi adalah awal dari sebuah perjalanan bersama Amba, oleh Laksmi Pamuntjak. Buku ini awalnya adalah buku yang ditulis dalam bahasa Inggris mengenai keadaan di Indonesia tahun 1965, dan sudah ditulis ulang (bukan diterjemahkan saja) ke dalam bahasa Indonesia dan juga ke dalam bahasa Jerman dan Belanda. Bahkan telah memenangkan penghargaan literatur di Jerman.

amba indonesia

amba 2.jpg

amba 3

Mohon maaf, tidak bisa menulis lebih banyak lagi untuk malam ini dan mungkin beberapa hari ke depan. Begitulah saya kalau bertemu buku yang membuat seperti tangan dan mata sudah gatal dari tadi ingin segera beradu cepat…membuka halaman demi halaman. Adios.

*****

Advertisements