Mendung

Sejak pulang dari kerja tadi, mendung sudah mengikuti sepanjang perjalanan. Sempat merasa iba terhadap si bulan yang sudah hampir purnama di atas sana. Ia sepertinya ingin menunjukkan dirinya, namun harus terus menghindar dari buntalan-buntalan hitam di sekelilingnya. Ah, awan-awan itu … memang tak mengenal lelah. Mereka sangat giat mengikuti. Kenapa? Mengapa tak bisa pergi sejenakContinue reading “Mendung”